Perjanjian Kerja Waktu Tertentu: Dasar Hukum dan Persyaratannya

Salah satu jenis perjanjian yang sangat banyak dilakukan di dunia usaha pada saat ini adalah perjanjian kerja. Dengan jumlah perjanjian kerja yang banyak telah mengakibatkan meningkatnya jumlah sengketa yang mengacu kepada perjanjian kerja tersebut. Oleh karena itu, sudah seharusnya pengusaha maupun pekerja lebih memahami konsep perjanjian kerja untuk meminimalisasi sengketa dikemudian hari.

Pengertian Perjanjian Kerja

Berdasarkan Pasal 1 ayat 14 Undang-Undang Ketenagakerjaan (“UU 13/2003“), “Perjanjian kerja adalah perjanjian antara pekerja/ buruh dengan pengusaha atau pemberi kerja yang memuat syarat-syarat kerja, hak, dan kewajiban para pihak.”

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, kami ingin memberikan sedikit penjelasan kepada masyarakat mengenai perjanjian kerja, yang akan dibagi dalam 2 (dua) artikel, dimana untuk article pertama ini, kami akan membahas khusus mengenai salah satu jenis perjanjian kerja, yaitu perjanjian kerja waktu tertentu.

Jenis Perjanjian Kerja

Merujuk kepada Pasal 56 ayat 1 UU 13/2003, Perjanjian Kerja dibuat untuk waktu tertentu dan untuk waktu tidak tertentu. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu pada dasarnya merupakan perjanjian kerja yang memiliki jangka waktu tertentu yang sudah ditetapkan di dalam perjanjian (“PKWT“). Masyarakat awam biasa menyebut pekerja yang hubungan kerjanya didasarkan pada PKWT dengan sebutan ‘karyawan kontrak’.

Di lain sisi, Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu pada dasarnya merupakan sebuah Perjanjian Kerja yang jangka waktu hubungan kerja antara Pekerja dan Pengusaha tidak ditentukan. Masyarakat awam juga memiliki sebutan bagi pekerja jenis ini, yaitu ‘karyawan tetap’.

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu

PKWT sebagai sebuah perjanjian yang memiliki jangka waktu tertentu, memiliki sejumlah persyarat tambahan yang diwajibkan oleh UU 13/2003, yaitu antara lain:

  • PKWT wajib dibuat secara tertulis dan harus menggunakan bahasa Indonesia. Persyaratan ini perlu diperhatikan oleh pihak pengusaha maupun pekerja, karena apabila PKWT yang bersangkutan tidak dibuat secara tertulis, maka PKWT tersebut akan dinyatakan sebagai perjanjian kerja waktu tidak tertentu; dan
  • PKWT tidak dapat mensyaratkan adanya masa percobaan kerja. Apabila di dalam PKWT terdapat masa percobaan, maka masa percobaan tersebut menjadi batal demi hukum.

Selain persyaratan tersebut di atas, berdasarkan Pasal 56 ayat 2 UU 13/2003, PKWT memiliki 2 (dua) jenis PKWT yang didasarkan atas:

  • Jangka waktu

PKWT berdasarkan jangka waktu tertetu hanya dapat diadakan untuk jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun dan hanua boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun.

  • Selesainya suatu pekerjaan tertentu

PKWT berdasarkan selesainya suatu pekerjaan tertentu tidak dapat dibuat untuk pekerjaan yang bersifat tetap, melainkan hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu:

  1. pekerjaan yang sekali selesai atau sementara sifatnya;
  2. pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun;
  3. pekerjaan yang bersifat musiman; atau
  4. pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

  • Apabila anda memiliki pertanyaan sehubungan dengan hal tersebut di atas/ memiliki pertanyaan seputar hukum/ ingin melakukan konsultasi hukum gratis, silahkan menghubungi kami atau email pertanyaan dan masalah anda ke email kami:lawofficemsp@gmail.com.
  • Untuk informasi lebih lanjut mengenai firma kami: MS & Partners Law Office, silahkan menghubungi kami atau kunjungi website kami di: www.msp-lawoffice.com.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s